ISTILAH DAN PENGERTIAN

(terkait dengan Alokasi Spektrum Frekuensi Radio Indonesia.)

ITU: International Telecommunication Union atau Himpunan Telekomunikasi Internasional merupakan badan dunia di bawah naungan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang beranggotakan negara-negara diseluruh dunia dengan tugas utama mengurusi masalah di bidang telekomunikasi termasuk di dalamnya masalah komunikasi radio.

Administrasi: Setiap departemen atau badan pemerintah yang bertanggung jawab dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban yang terdapat dalam Konstitusi dari ITU, di dalam Konvensi ITU dan pada Regulasi Administratif.

Alokasi (dari suatu pita frekuensi): Pencantuman pita frekuensi tertentu di Tabel Alokasi Spektrum Frekuensi untuk digunakan oleh satu atau lebih dinas komunikasi radio ruang angkasa atau teresterial atau dinas radio astronomi berdasarkan persyaratan tertentu. Istilah ini juga berlaku untuk pembagian lebih lanjut pita frekuensi dimaksud.

Kanalisasi (penjatahan dari frekuensi radio atau kanal frekuensi radio):
Pencantuman kanal frekuensi tertentu sesuai dengan rencana yang disepakati, yang disetujui dan disahkan oleh suatu konferensi yang berwenang, yang digunakan oleh satu atau lebih administrasi-administrasi bagi dinas komunikasi radio ruang angkasa atau dinas komunikasi radio teresterial di satu atau lebih negara atau wilayah geografis yang tercantum dalam rencana tersebut diatas dan berdasarkan persyaratan tertentu.

Penetapan (dari suatu frekuensi radio atau kanal frekuensi radio):

Izin yang diberikan oleh suatu administrasi kepada suatu stasiun radio untuk menggunakan suatu frekuensi radio atau kanal frekuensi radio berdasarkan persyaratan tertentu.

Radio: Istilah umum bagi penggunaan gelombang radio.

Gelombang Radio atau Gelombang Hertzian: Gelombang elektromagnetik dengan frekuensi yang lebih rendah dari 3000 GHz, yang merambat dalam ruang angkasa tanpa sarana penghantar buatan.

Komunikasi Radio: Telekomunikasi dengan perantaraan gelombang radio.

Komunikasi Radio Terestrial: Setiap komunikasi radio selain dari komunikasi radio ruang angkasa atau radio astronomi.

Komunikasi Radio Angkasa: Setiap komunikasi radio mencakup penggunaan satu atau lebih stasiun ruang angkasa, atau penggunaan satu atau lebih satelit pemantul atau obyek-obyek lain yang ada di ruang angkasa.

Radiopenentu: Penentu posisi, kecepatan dan/atau karakteristik-karakteristik lain dari suatu objek, atau untuk mendapatkan keterangan yang berkaitan dengan parameter-parameter tersebut, yang menggunakan sifat-sifat rambatan gelombang radio.

Radionavigasi: Radiopenentu yang digunakan untuk keperluan navigasi, termasuk pemberitahuan adanya peringatan.

Radiolokasi: Radiopenentu yang digunakan untuk keperluan-keperluan selain untuk radionavigasi.

Radio Pencari Arah: Radiopenentu yang menggunakan penerimaan gelombang radio untuk menentukan arah suatu stasiun atau obyek.

Radio Astronomi: Astronomi yang berdasarkan penerimaan gelombang radio yang berasal dari kosmik.

Waktu Standar Internasional (UTC): Skala waktu, berdasarkan ukuran detik (SI), sebagaimana didefinisikan di dalam Rekomendasi ITU-R TF.460-6. (WRC-03) Untuk tujuan-tujuan penggunaan praktis yang berhubungan dengan Peraturan Radio, UTC adalah sama dengan waktu saat matahari tepat pada meridian utama (garis bujur 0ยบ), yang semula dinyatakan dengan GMT.

Aplikasi Industri, Ilmiah dan Medis (ISM) (dari energi frekuensi radio): Adalah operasi dari suatu alat atau perangkat yang dirancang untuk membangkitkan atau menggunakan energi frekuensi radio secara lokal untuk keperluan industri, ilmiah, medis, alat-alat rumah tangga atau sejenisnya yang termasuk penggunaan dalam bidang telekomunikasi.

(Istilah dan pengertian disadur dari terjemahan Peraturan Radio Edisi 2008, ITU ,International Telecommunication Union)

1 komentar:

Recent Posts

PANITIA INDONESIA NETWORK (JUKLAK) RAMADHAN NET KONTES 2012 [1433 Hijriyah] MAKSUD DAN TUJUAN : Memeriahkan Bulan suci Ramadhan serta menyambut hari Raya Idhul Fitri ...

Entri Populer

Arsip Blog