ORARI DAERAH JAWA TENGAH GELAR PELATIHAN OP & CORE

Beberapa hari yang lalu, di Gedung Islamic Centre Semarang, yaitu 16 april 2011  ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia) Daerah Jawa Tengah melaksanakan agenda kegiatan Pelatihan  Dasar Operating  Procedur (OP) dan Comunication and  Rescue (CORE) yang diikuti oleh perwakilan dari 35 ORARI lokal se-Jawa Tengah termasuk lokal Kendal.
Menurut ketua panitia H.Danang Suwito,SH (YF2BEM) Pelatihan pelatihan ini dimaksudkan untuk mengenalkan sistem menejeman operasi SAR sehingga ORARI dapat berperan di bidang komunikasi dalam setiap operasi SAR, hal itu dikemukakan dalam sambutannya saat acara pembukaan  yang secara resmi dibuka oleh Ketua ORARI Daerah Jawa Tengah Drs.Tim Hadi Dhanuwijaja (YB2AA). Tim, nama panggilan ketua ORDA (ORARI DAERAH), menambahkan  dalam sambutannya sebelum membuka acara tersebut supaya peserta bersungguh sungguh mengikuti pelatihan ini dan nantinya dapat disampaikan kepada teman-teman di lokalnya masing masing. Paling tidak, saat terjadi keadaan darurat, anggota (ORARI) dapat memberikan dan menyampaikan informasi dengan baik dan benar kepada pihak pihak terkait, tegas Tim. Dalam acara pembukaan tersebut turut hadir juga Kasubsie Operasi Kantor SAR Semarang Marsono, S.Sos.


Kantor SAR Semarang dalam kegiatan ini diminta untuk memberikan materi Pengetahuan Operasi SAR, yang disampaikan oleh Makhfud. Disela sela penyampaian materi, Makhfud menyampaikan terima kasih kepada ORARI yang selama ini menjadi mitra Basarnas saat melakukan Operasi SAR, “semoga dengan pelatihan ini dapat bermanfaat dan pada akhirnya akan meningkatkan pelayanan jasa SAR kepada masyarakat saat terjadi musibah dan bencana” imbuh Koordinator Pos SAR Jepara tersebut.

Jenis musibah yang sering terjadi di Indonesia, dan selama ini ditangani oleh Basarnas antara lain:

a. Musibah Pelayaran
Musibah pelayaran merupakan kecelakaan yang menimpa kapal dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya serta dapat membahayakan atau mengancam keselamatan jiwa manusia.

b. Musibah Penerbangan
Musibah penerbangan merupakan kecelakaan yang menimpa pesawat udara dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya serta dapat membahayakan atau mengancam keselamatan jiwa manusia.

c. Bencana
Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh factor alam dan/ atau factor non alam maupun factor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

d. Musibah lainnya
Musibah lainnya adalah kecelakaan/ malapetaka yang menimpa orang atau kelompok orang akibat sesuatu hal yang tak terelakan diluar musibah pelayaran dan/ atau penerbangan. Yang termasuk musibah lainnya antara lain:

Musibah di gunung/ hutan
Musibah di sungai
Musibah di pantai
Musibah di sumur
Musibah di jalan raya
Musibah perkeretaapian
Musibah di bangunan bertingkat/ tinggi
Musibah akibat bangunan runtuh

Pengendalian pencarian dan pertolongan korban terhadap musibah lainnya dilakukan oleh Basarnas sebagai koordinator penyelenggaraan operasi SAR  yang berkoordinasi dengan instansi/ organisasi terkait dan masyarakat. (kutipan dari: http;//www.basarnas.go.id )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Recent Posts

PANITIA INDONESIA NETWORK (JUKLAK) RAMADHAN NET KONTES 2012 [1433 Hijriyah] MAKSUD DAN TUJUAN : Memeriahkan Bulan suci Ramadhan serta menyambut hari Raya Idhul Fitri ...

Entri Populer

Arsip Blog